Akses Jalan Mamuju-Majene Sudah Bisa Dilalui Setelah Putus karena Gempa

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut akses jalan yang sempat terputus akibat gempa antara Kabupaten Majene dan Kabupaten Mamuju, kini telah dapat dilalui kembali. "Jalur darat yang menghubungkan Kabupaten Majene dan Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) kembali pulih dan dapat dilalui kendaraan pada Sabtu," kata Raditya Jati selaku Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB kepada wartawan, Minggu (17/1/2021). Jalur tersebut, dikatakan Radit, pulih dan bisa dilalui berkat kerja cepat dari TNI

"Dandim 1401/Majene, Letkol Inf Yudi Rombe dari Komando Daerah Militer (Kodam) XIV/Hasanuddin, menugaskan Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 8/SMG untuk membuka akses menggunakan alat berat," lanjut Radit. Adapun data korban meninggal dunia akibat gempa di Sulawesi Barat mencapai 56 orang. Jumlah tersebut berdasarkan data Pusat Pengendali Operasi BNPB per 16 Januari 2021 pukul 20.00 WIB.

"Rinciannya 47 orang meninggal dunia di Kabupaten Mamuju dan sembilan orang di Kabupaten Majane," ungkap Radit Sebanyak 637 korban luka di Kabupaten Majene dengan rincian antara lain 12 orang luka berat, 200 orang luka sedang dan 425 orang luka ringan. Sedangkan di Kabupaten Mamuju terdapat 189 orang mengalami luka berat atau rawat inap.

"BPBD Kabupaten Majene, Kabupaten Mamuju serta Kabupaten Polewali Mandar terus melakukan pendataan dan berkoordinasi dengan TNI Polri, Basarnas serta relawan maupun instansi lainnya dalam proses evakuasi masyarakat terdampak," tutur Raditya. Seperti diketahui, sejumlah bangunan bertingkat di kota Mamuju, ProvinsiSulawesi Barat roboh akibatgempa berkekuatan magnitudo6,2 yang terjadi Jumat, pukul 02.28 WITA. Pusat gempa berada di 4 kilometer Timur Laut Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Namun, getaran gempa terasa hingga Mamuju, Makassar hingga Palu.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *