Buntut Acara Great Party Siswa SMAN 1 Tanjab Barat, Ketua EO Tungkal Project Jadi Tersangka

Ketua Event Organizer Tungkal Project berinisial RC ditetapkan sebagai tersangka acara great party siswa SMAN 1 Tanjab Barat. Penetapan tersangka Ketua EO Tungkal Project ini disampaikan Kapolres Tanjab Barat, AKBP Guntur Saputro Senin (12/4/2021). Penetapan Ketua EO Tungkal Project ini karena EO Tungkal Project yang menghandel acara perpisahan siswa SMAN 1 Tanjab Barat dalam merayakan perpisahan di ruang pola kantor Bupati Tanjab Barat, Sabtu (10/4/2021) malam.

Kegiatan great party siswa SMAN 1 Tanjab Barat, Sabtu malam (10/4/201) berujung pada pembubaran yang dilakukan pihak kepolisian. Sementara, panitia pelaksana diperiksa pihak Polres Tanjung Jabung Barat lantaran acara tersebut tidak menerapkan protokol kesehatan dan menjaga jarak. Kegiatan 'dugem' tersebut tersebar di sosial media melalui sebuah video berdurasi 16 detik.

Tampak dalam video tersebut, sejumlah anak tengah asik berjoged dengan suara musik party yang terdengar sangat jelas. Sebelumnya pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah panitia pelaksana dari acara great party yang dilakukan siswa SMAN 1 Tanjung Jabung Barat. Acara great party itu dihandel satu event organizer yang ada di Kuala Tungkal.

Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro saat dikonfirmasi, Minggu (11/4/2021) mengatakan setidaknya ada 27 orang yang tengah diperiksa dari Sabtu malam hingga siang kemarin. "Kita masih lakukan pemeriksaan terhadap panitianya. Nanti sore kita gelar sore," ungkapnya. Sementara, Ketua EO Tungkal Project Rudi Chandra dikonfirmasi melalui telepon seluler mengakui ia berada di Mapolres Tanjab Barat.

Ia mengatakan, dari pihak EO sendiri setidaknya ada sekitar 10 orang dan 17 orang dari siswa SMAN 1 Tanjung Jabung Barat. "Iya dari tadi malam sampai siang ini masih di polres," ujarnya. Menurutnya, acara tersebut tidak 100 persen sebagai kegiatan dugem.

Namun, kegiatan yang katanya dilakukan dari pukul 20.00 WIB hingga 23.00 WIB memiliki rangkaian acara. "Iya, jadi video yang tersebar itu sebetulnya kegiatan closing dari acara itu. Ya acara bebas lah, setelah selesai acara. Karena di round down acara itu ada seperti pemilihan pemilihan," ujar dia.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *